Keuangan keluarga menjadi hal yang sangat penting dalam rumah. Karena survei menyatakan bahwa penyebab perceraian yang sering terjadi adalah karena finansial. Oleh karena itu masalah finansial menjadi masalah yang kompleks yang. Anda dan pasangan harus memiliki pengetahuan mengenai finansial yang baik sebelum menikah, agar kelak setelah menikah anda dapat mengatur keuangan dengan baik dan cermat. Setiap bulan manusia memiliki kebutuhan yang memerlukan biaya seperti biasa untuk belanja bulanan, membayar tagihan listrik, membayar tagihan air, dan lain sebagainya. Apalagi jika keluarga anda memiliki anak, maka biaya yang dikeluarkan akan lebih besar lagi. Tentunya dengan hal seperti ini anda dituntut untuk pintar mengelola keuangan keluarga.

 

Sebenarnya mengatur keuangan keluarga memang sedikit rumit dan tidak mudah. Kepala keluarga harus pintar membuat strategi keuangan keluarga. Hal ini dilakukan agar pemasukan yang diterima cukup untuk membayar semua pengeluaran. Usahakan anda dan keluarga tidak boros membuang uang untuk kepentingan yang kurang penting. Biasanya pengantin muda akan lebih menghamburkan uangnya karena masih terbawa suasana pada masa lajang. Meskipun penghasilan keluarga anda besar, biasanya di akhir bulan anda masih akan mengalami kekurangan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini bisa terjadi karena manajemen finansial yang kurang tepat. Jadi kunci utama mengatur finansial keluarga adalah dengan beberapa tips di bawah ini:

 

1. Pahami Seluruh Kebutuhan Keluarga yang Harus Dipenuhi

 

6 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah mengetahui kondisi finansial dari istri maupun suami. Apakah suami atau istri memiliki tanggungan yang harus dibayarkan di luar kebutuhan finansial keluarga ataukah tidak. Jika memang ada terbukalah dengan pasangan anda agar dimasukkan dalam anggaran pengeluaran. Anda harus mengetahui berapa penghasilan keluarga anda, jumlah tagihan atau cicilan yang harus dibayarkan. Tagihan seperti tagihan telepon, tagihan listrik, tagihan televisi juga wajib diketahui berapa jumlahnya. Selain itu biaya kesehatan, biaya sekolah anak, belanja bulanan, hingga servis kendaraan harus dihitung dengan cermat. Jumlah hutang kartu kredit, cicilan rumah, dan cicilan kendaraan wajib diketahui agar dapat memperkirakan besarnya pengeluaran ynag harus dikeluarkan tiap bulan.

 

2. Mulailah Mencoba Menabung 

 

6 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

Menabung merupakan hal yang paling penting, bahkan dilakukan anak kecil hingga anak dewasa. Terutama dalam kehidupan berumah tangga, menabung perlu dilakukan dalam mengatur finansial. Memiliki tabungan akan membuat anda memiliki rasa aman dan tidak khawatir jika suatu hari ada peristiwa darurat yang membutuhkan dana. Sisihkan beberapa persen dari gaji anda untuk menabung. Lakukan ini pada saat anda baru menerima gaji. Karena jika sebaliknya, kemungingkan uang anda tidak cukup ditabung di akhir bulan. Anda bisa menabung dengan nominal yang stabil jika anda memiliki dana lebih, tambahkan untuk ditabung pun tidak ada ruginya. Usahakan jangan pernah mengambil uang tabungan yang sudah anda kumpulkan. karena tujuannya adalah untuk menyimpan dana darurat dan kebutuhan lain.

3. Buat Rincian Perencanaan Finansial

 

6 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

Pengeluaran dan pemasukan wajib dicatat dalam pembukuan atau anda dan pasangan bisa mencatatnya melalui notes atau aplikasi. Catat income yang anda dan keluarga miliki. Kemanakah uang tersebut akan digunakan atau berapa banyak uang yang akan disimpan. Buat perencanaan finansial yang ideal. Setiap uang yang keluar dan masuk harus dicatat agar bisa digunakan sebagai bahan evaluasi nantinya. Tambahkan dana untuk kebutuhan bersenang – senang seperti dana liburan dan sebagainya. 

4. Mulai Mencoba Berinvestasi

 

6 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

Sebagai kepala keluarga, memikirkan dana untuk masa tua memang sangat penting. Bagaimana kehidupan dan kondisi finansial di masa depan harus sudah mulai direncanakan. Salah satu caranya adalah dengan mencoba berinvestasi mulai dari sekarang. Investasi memiliki banyak sekali manfaat yang bisa didapat. Ini tergantung dari investasi jenis apa yang anda dan pasangan pilih. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pahami satu-persatu jenis investasi yang berbeda. Banyak cara untuk berinvestasi seperti saham, emas, hingga properti. Pilih yang paling cocok dan paling dibutuhkan oleh anda dan pasangan.

 

Apabila anda ingin memiliki kekhawatiran akan kondisi keuangan, maka Koala Finansial akan membantu anda merencanakan masa depan yang lebih baik. Kami memberikan layanan konsultasi untuk persiapan dan proteksi masa depan. Tunggu apalagi? Hubungi kami segera hanya disini! dan miliki masa depan yang lebih baik. 

5. Jika Perlu Hindari Hutang

 

6 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

Sebisa mungkin jangan sering berhutang. karena berhutang justru akan membuat anda ingin melakukannya secara terus menerus. Di zaman canggih seperti ini orang sering menggunakan kartu kredit dan menggunakan Paylater. Kemudahan yang diberikan saat proses pembayaran kartu kredit, terkadang membuat anda khilaf. Kartu kredit dan fitur Paylater membuat gaya hidup lebih konsumtif. Anda dan keluarga menjadi lupa diri belanja untuk kebutuhan bahkan mungkin tidak ada dalam dalam daftar pengeluaran anda. Mungkin anda dan keluarga masih membutuhkan kartu kredit untuk keperluan tertentu. Namun anda juga harus bisa pintar membatasi pengeluaran dengan cermat dan baik.

6. Bedakan Antara Keinginan dan Kebutuhan

 

6 Langkah Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

In merupakan hal yang paling penting. terkadang orang belum bisa memilah mana antara keinginan dan kebutuhan. anda dan keluarga harus mengetahui barang yang benar-benar anda butuhkan. Cara agar pengeluaran stabil, adalah dengan membuat catatan atau list antara dengan keinginan dan kebutuhan. Tulis semua kebutuhan wajib yang harus dipenuhi selama sebulan. Selain itu catat juga keinginan anda. Misalnya anda ingin membeli parfum baru, kosmetik baru. bahkan peralatan dapur baru. Nah jika sudah seperti ini, anda harus memprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan anda dahulu. Jika ada uang sisa anda bisa gunakan untuk membeli barang yang anda inginkan. Namun ingat harus tetap hemat ya!